Showing posts with label Family. Show all posts
Showing posts with label Family. Show all posts

Panduan Rumahtangga: 10 Silap Besar Isteri Terhadap Suami

Rumahtangga adalah satu bentuk hubungan mesra diantara seorang lelaki dan wanita sebagai suami dan isteri dalam perjalanan menuju kebahagiaan dalam kehidupan dan untuk mendapatkan redha Allah.

Tetapi ramai yang tidak menyedari akan beberapa perkara yang merupakan satu kesilapan besar dilakukan oleh isteri terhadap suami mereka.

1. Menuntut keluarga yang ideal dan sempurna

Sebelum menikah, seorang wanita membayangkan pernikahan yang begitu indah, kehidupan yang sangat romantis sebagaimana ia baca dalam novel mahupun ia saksikan dalam drama sinetron.

Ia memiliki gambaran yang sangat ideal dari sebuah pernikahan. Segala masalah dalam perkahwinan seperti perselisihan pendapat, masalah kewangan, dan masalah anak-anak seolah-olah tidak difikirkannya.

Ia hanya membayangkan yang indah-indah dan seronok dalam sebuah perkahwinan.

Akhirnya, ketika ia menghadapi semua itu, ia tidak bersedia. Ia tidak mampu menerima keadaan itu, dan selalu menuntut suaminya agar keluarga yang mereka bina sesuai dengan gambaran ideal yang senantiasa diimpikan sejak muda.

Seorang wanita yang hendak menikah, alangkah baiknya jika ia melihat suasana perkawinan dengan pemahaman yang lebih terperinci, beserta masalah yang ada di dalamnya.

2. Nusyus (tidak taat kepada suami)

Nusyus adalah sikap membangkang, tidak patuh dan tidak taat kepada suami. Wanita yang melakukan nusyus adalah wanita yang melawan suami, melanggar perintahnya, tidak taat kepadanya, dan tidak ridha pada kedudukan yang Allah Subhanahu wa Ta’ala telah tetapkan untuknya.

Nusyus memiliki beberapa bentuk, diantaranya adalah:

- Menolak ajakan suami ketika mengajaknya ke tempat tidur, dengan terang-terangan maupun secara samar.
- Mengkhianati suami, misalnya dengan menjalin hubungan gelap dengan lelaki lain.
- Memasukkan seseorang yang tidak disenangi suami ke dalam rumah tanpa izin.
- Lalai dalam melayani suami
- Membazir dan membelanjakan wang pada yang bukan tempatnya
- Menyakiti suami dengan tutur kata yang buruk, mencela, dan mengejeknya
- Keluar rumah tanpa izin suami
- Menyebarkan dan mencela rahsia-rahsia suami.

Seorang isteri solehah akan senantiasa menempatkan ketaatan kepada suami di atas segala-galanya. Tentu saja bukan ketaatan dalam kedurhakaan kepada Allah, kerana tidak ada ketaatan dalam maksiat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Ia akan taat walau dalam situasi apapun, senang mahupun susah, suka ataupun duka.

Ketaatan isteri seperti ini sangat besar pengaruhnya dalam menumbuhkan cinta dan memelihara kesetiaan suami.

3. Tidak menyukai keluarga suami

Terkadang seorang isteri menginginkan agar seluruh perhatian dan kasih sayang sang suami hanya tercurah pada dirinya. Tak boleh sedikit pun waktu dan perhatian diberikan kepada selainnya. Termasuk juga kepada orang tua suami.

Padahal, di satu sisi, suami harus berbakti dan memuliakan orang tuanya, terlebih ibunya.
Salah satu bentuknya adalah cemburu terhadap ibu mertuanya.

Ia menganggap ibu mertua sebagai pesaing utama dalam mendapatkan cinta, perhatian, dan kasih sayang suami. Terkadang, sebahagian isteri berani menghina dan merendahkan orang tua suami, bahkan ia tak jarang berusaha merayu suami untuk berbuat durhaka kepada orang tuanya.

Terkadang isteri sengaja mencari-cari kesalahan dan kelemahan orang tua dan keluarga suami, atau membesar-besarkan suatu masalah, bahkan tak segan untuk memfitnah keluarga suami.

Ada juga seorang isteri yang menuntut suaminya agar lebih menyukai keluarga isteri, ia berusaha menjauhkan suami dari keluarganya dengan berbagai cara.

Ikatan pernikahan bukan hanya menyatukan dua insan dalam sebuah perkahwinan, namun juga ‘pernikahan antara keluarga’. Kedua orang tua suami adalah orang tua isteri, keluarga suami adalah keluarga isteri, demikian sebaliknya. Menjalin hubungan baik dengan keluarga suami merupakan salah satu keharmonian keluarga. Suami akan merasa tenang dan bahagia jika isterinya mampu meletakkan dirinya dalam kelurga suami. Hal ini akan menambah cinta dan kasih sayang suami.

4. Tidak menjaga penampilan

Terkadang, seorang isteri berhias, berdandan, dan mengenakan pakaian yang indah hanya ketika ia keluar rumah, ketika hendak menghadiri undangan, ke pejabat, mengunjungi saudara maupun teman-temannya, pergi ke tempat perbelanjaan, atau ketika ada acara lainnya di luar rumah.

Keadaan ini sungguh berbalik ketika ia di depan suaminya. Ia tidak peduli dengan tubuhnya yang kotor, cukup hanya mengenakan pakaian seadanya: terkadang kotor, lusuh, dan berbau, rambutnya kusut masai, ia juga hanya mencukupkan dengan aroma dapur yang menyengat.

Jika keadaan ini terus menerus dipelihara oleh isteri, jangan hairan jika suami tidak balik di rumah, ia lebih suka menghabiskan waktunya di luar rumah. Semestinya, berhiasnya dia lebih ditujukan kepada suami. Janganlah keindahan yang telah dianugerahkan oleh Allah diberikan kepada orang lain, padahal suami nya di rumah lebih berhak untuk itu.

5. Kurang berterima kasih

Tidak jarang, seorang suami tidak mampu memenuhi keinginan si isteri. Apa yang diberikan suami jauh dari apa yang ia harapkan. Ia tidak puas dengan apa yang diberikan suami, meskipun suaminya sudah berusaha secara sebaik mungkin untuk memenuhi keperluan keluarga dan keinginan-keinginan isterinya.

Isteri kurang bahkan tidak memiliki rasa terima kasih kepada suaminya. Ia tidak bersyukur atas kurnia Allah yang diberikan kepadanya melalui suaminya. Ia senantiasa merasa sempit dan kekurangan. Sifat bersyukur dan redha terhadap apa yang diberikan Allah kepadanya sangat jauh dari dirinya.

Seorang isteri yang solehah tentunya mampu memahami tahap kemampuan suami. Ia tidak akan membebani suami dengan sesuatu yang tidak mampu dilakukan suami. Ia akan berterima kasih dan mensyukuri apa yang telah diberikan suami. Ia bersyukur atas nikmat yang dikurniakan Allah kepadanya, dengan bersyukur, insya Allah, nikmat Allah akan bertambah.

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.”

6. Mengingkari kebaikan suami

“Wanita merupakan kebanyakan penduduk neraka.”

Demikian disampaikan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam setelah solat gerhana ketika terjadi gerhana matahari.

Ajaib !! wanita sangat dimuliakan di mata Islam, bahkan seorang ibu memperoleh hak untuk dihormati tiga kali lebih besar berbandingayah. Seseorang yang dimuliakan, namun malah menjadi penghuni kebanyakan neraka. Bagaimana ini terjadi?

“Kerana kekufuran mereka,” jawab Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam ketika para sabahat bertanya mengapa hal itu boleh terjadi. Apakah mereka mengingkari Allah?

Bukan, mereka tidak mengingkari Allah, tapi mereka mengingkari suami dan kebaikan-kebaikan yang telah diperbuat suaminya. Andaikata seorang suami berbuat kebaikan sepanjang masa, kemudian seorang isteri melihat sesuatu yang tidak disenanginya dari seorang suami, maka si isteri akan mengatakan bahwa ia tidak melihat kebaikan sedikitpun dari suaminya. Demikian penjelasan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dalam hadits yang diriwayatkan Bukhari (5197).

Mengingkari suami dan kebaikan-kebaikan yang telah dilakukan suami!!

Inilah penyebab banyaknya kaum wanita berada di dalam neraka. Mari kita lihat diri setiap kita, kita saling mengingati, apa dan bagaimana yang telah kita lakukan kepada suami-suami kita?

Jika kita terbebas dari yang demikian, alhamdulillah. Itulah yang kita harapkan. Berita gembira untukmu wahai saudariku.

Namun jika tidak, kita (sering) mengingkari suami, mengingkari kebaikan-kebaikannya, maka berhati-hatilah dengan apa yang telah disabdakan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Bertaubat, satu-satunya pilihan utuk terhindar dari pedihnya siksa neraka. Selama matahari belum terbit dari barat, atau nafas telah ada di kerongkong, masih ada waktu untuk bertaubat. Tapi mengapa mesti nanti? Mengapa mesti menunggu sakaratul maut?

Janganlah engkau katakan besok dan besok wahai saudariku; kejarlah ajalmu, bukankah engkau tidak tahu bila engkau akan menemui Robb mu?

“Tidaklah seorang isteri yang menyakiti suaminya di dunia, melainkan isterinya (di akhirat kelak): bidadari yang menjadi pasangan suaminya (berkata): “Jangan engkau menyakitinya, kelak kamu dimurkai Allah, seorang suami bagimu hanyalah seorang tamu yang bolah segera berpisah dengan kamu menuju kami.” (HR. At Tirmidzi, hasan)

Wahai saudariku, mari kita lihat, apa yang telah kita lakukan selama ini, jangan pernah bosan dan henti untuk muhasabah diri, jangan sampai apa yang kita lakukan tanpa kita sedari membawa kita kepada neraka, yang kedahsyatannya tentu sudah Engkau ketahui.

Jika suatu saat, muncul sesuatu yang tidak kita sukai dari suami; janganlah kita mengingkari dan melupakan semua kebaikan yang telah suami kita lakukan.

“Maka lihatlah kedudukanmu di sisinya. Sesungguhnya suamimu adalah syurga dan nerakamu.” (HR.Ahmad)

7. Mengungkit-ungkit kebaikan

Setiap orang tentunya memiliki kebaikan, tak terkecuali seorang isteri. Yang jadi masalah adalah jika seorang isteri menyebut kebaikan-kebaikannya di depan suami dalam rangka mengungkit-ungkit kebaikannya semata.
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima).” [Al Baqarah: 264]

Abu Dzar radhiyallahu ‘Anhu meriwayatkan, bahwasanya Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Ada tiga kelompok manusia dimana Allah tidak akan berbicara dan tak akan memandang mereka pada hari kiamat. Dia tidak mensucikan mereka dan untuk mereka adzab yang pedih.”

Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakannya sebanyak tiga kali.” Lalu Abu Dzar bertanya, “Siapakah mereka yang rugi itu, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Orang yang menjulurkan kain sarungnya ke bawah mata kaki (isbal), orang yang suka mengungkit-ungkit kebaikannya dan orang yang suka bersumpah palsu ketika menjual. ” [HR. Muslim]

8. Sibuk di luar rumah

Seorang isteri terkadang memiliki banyak kesibukan di luar rumah. Kesibukan ini tidak ada salahnya, asalkan mendapat izin suami dan tidak sampai mengabaikan tugas dan tanggung jawabnya.

Jangan sampai aktivit tersebut melalaikan tanggung jawab nya sebagai seorang isteri. Jangan sampai amanah yang sudah dipikulnya diabaikan.

Ketika suami pulang dari mencari nafkah, ia mendapati rumah belum beres, pakaian belum dicuci, hidangan belum siap, anak-anak belum mandi, dan lain sebagainya. Jika hal ini terjadi terus menerus, boleh jadi suami tidak balik di rumah, ia lebih suka menghabiskan waktunya di luar atau di pejabat.

9. Cemburu buta

Cemburu merupakan tabiat wanita, ia merupakan suatu ekspresi cinta. Dalam batas-batas tertentu, dapat dikatakan wajar bila seorang isteri merasa cemburu dan memendam rasa curiga kepada suami yang jarang berada di rumah. Namun jika rasa cemburu ini berlebihan, melampaui batas, tidak meunasabah dan hanya berasal dari sangkaan buruk; maka rasa cemburu ini dapat berubah menjadi cemburu yang tercela.

Cemburu yang disyariatkan adalah cemburunya isteri terhadap suami kerana kemaksiatan yang dilakukannya, misalnya: berzina, mengurangi hak-hak nya, menzaliminya, atau lebih mendahulukan isteri lain berbanding dirinya. Jika terdapat tanda-tanda yang membenarkan hal ini, maka ini adalah cemburu yang terpuji. Jika hanya dugaan belaka tanpa fakta dan bukti, maka ini adalah cemburu yang tercela.

Jika kecurigaan isteri berlebihan, tidak berdasar pada fakta dan bukti, cemburu buta, hal ini tentunya akan mengundang kekesalan dan buruk sangka suami. Ia tidak akan pernah merasa aman ketika ada di rumah. Bahkan, kemungkinan, si suami akan melakukan atau mengambil kesempatan seperti mana sangkaan isteri terhadapnya.

10. Kurang menjaga perasaan suami

Kepekaan suami mahupun isteri terhadap perasaan pasangannya sangat diperlukan untuk menghindari terjadinya konflik, kesalahfahaman, dan perasaan tersinggung.

Seorang isteri hendaknya senantiasa berhati-hati dalam setiap ucapan dan perbuatannya agar tidak menyakiti perasaan suami, ia mampu menjaga lisannya dari kebiasaan mencaci, berkata keras, dan mengkritik dengan cara keterlaluan. Isteri selalu berusaha untuk menampakkan wajah yang ramah, menyenangkan, tidak bermuka masam, dan menyejukkan ketika dipandang suaminya.

Demikian beberapa kesalahan-kesalahan isteri yang kebanyakannya dilakukan kepada suami yang sepatutnya kita hindari agar suami semakin sayang pada setiap isteri. Semoga keluarga kita menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, warohmah.

Aamiiin.

Semoga bermanfaat

www.panduansuamisteri.blogspot.com

Panduan Mandikan Bayi Baru Lahir Anjuran Islam

Bayi baru lahir adalah khalifah Allah yang baru menjengah dunia selepas sembilan bulan tinggal di alam rahim. Justeru ibu bapa yang beragama Islam mestilah menyambut kelahirannya mengikut cara yang dianjurkan oleh Islam.

Antara yang mungkin kita semua tidak beri perhatian adalah tatacara memandikan bayi baru lahir iaitu dari usia sehari hingga 40 hari. Dalam tempoh ini, kaedah mandian memainkan peranan penting dalam membentuk aliran darah dan pembentukan tulang yang baik.

1. Seeloknya mandikan bayi pada waktu dhuha, kerana pada waktu tersebut fisiologi kitaran darah dan degupan jantung bayi dalam keadaan tenang. Gunakan air yang suam.

2. Siraman pertama perlu dimulakan ke atas belakangnya secara perlahan-lahan, kemudian baru disiramkan ke kaki, seterusnya naik ke bahagian punggungnya.

3. Belaian dan gosokan lembut memainkan peranan penting semasa memandikan bayi. Ini akan membuatkan pengaliran darah bayi lancar dan baik. Siraman disertakan dengan sapuan sabun yang sesuai untuk bayi.

4. Seterusnya siram dari belakang hingga ke kepala. Siraman di kepala dilakukan secara perlahan, supaya air tidak mengalir masuk ke dalam lubang telinga. Semasa menyiramkan air di belakang kepala ke bahagian hadapan dahi, tangan digunakan untuk menggosok dahi.

5. Sebaiknya tugas memandikan bayi dilakukan oleh bapa. Sambil memandikan, hati berzikir Ya Latif, Ya Hadi.

6. Pastikan siraman tidak dilakukan pada muka bayi kerana ia boleh melemaskan bayi serta menyebabkan lubang hidungnya lembap seterusnya mudah selesema atau jangkitan kuman.

7. Siraman yang terakhir, dilakukan ke atas dada seterusnya hingga ke bawah. Tidak digalakkan menyapu sabun pada bahagian hadapan tubuh bayi usia ini, kerana bimbang air dan sabun menyebabkan bahagian pusatnya lembap dan seterusnya melambatkan proses ‘gugur’ tali pusat.

8. Selepas selesai mandi, lapkan seluruh badan bayi dengan tuala yang bersih. Cara mengelap dimulakan dari kepala kerana kelewatan mengelap bahagian kepala boleh menyebabkan kepala dan ubun-ubun bayi basah serta membawa masalah paru-paru lemah.

Panduan Atasi Suami Miang Keladi

Hampir semua lelaki semula jadinya ‘miang’, maklumlah setiap lelaki normal pasti bersyahwat, yang membezakan adalah mereka yang pandai mengawal sifat itu dek dibatasi pengetahuan agama, menjaga imej di tengah masyarakat dan lain-lain sebab peribadi.

Sifat ini sebenarnya tidak hilang setelah seseorang lelaki itu berkahwin. Nafsunya sentiasa memuncak apabila terpandangkan wanita cantik, apalagi kalau wanita itu melayaninya, dia akan menjadi semakin gatal. Hingga ada ungkapan, ‘kalau tak miang bukanlah lelaki’.

Namun kebanyakan lelaki akan lebih terkawal apabila berumah tangga. Biarpun nafsunya bagai ombak yang sedang menggila, dia tetap ingat akan hukum ALLAH dan siapa dirinya, lalu berjaya mengawal dirinya daripada berbuat perkara-perkara yang tidak baik.

Suami anda boleh terjerumus kepada perbuatan yang lebih 'daring' andainya dia tidak berusaha mendidik dirinya sendiri, lebih-lebih jika pelajar-pelajar perempuan itu memberi ruang atau peluang untuknya terus menggatal. Seorang lelaki yang berpoligami tentunya seorang yang amat kuat soal ini.

Anda tentu faham apa yang saya maksudkan, bukan?

Oleh itu, di bawah ini saya berikan tiga panduan.

i. Seorang lelaki apabila mencecah umur 40 tahun, dia memang sedang macho.

Kalau diibaratkan buah nangka, sekarang nangka itu sedang sempurna masak dan enak kalau dimakan. Kalau diibaratkan kereta, ia bersedia untuk dipecut dengan laju kerana sempurna buatan dan selenggaraannya. Kalau diibaratkan rumah, ia adalah sebuah rumah yang telah sempurna dibina, enak dan selesa untuk didiami. Bermakna dia kacak luar dan dalam. Inilah saatnya seseorang lelaki itu ‘baligh kali kedua’.

Maksud saya, pemikiran, sikap serta prestasinya berulang sebagaimana dia mula-mula baligh pada usia remaja dahulu. Oleh yang demikian, usah terlalu risau, insya-ALLAH apabila usianya melepasi 40-an nanti, dia akan kembali ‘perlahan’. Usia 40 memanglah sedang matang, malah ada ungkapan berbunyi, Life begin at 40.

ii. Bantu suami dengan memberikannya layanan A1.

Tentu dia ada sebab hingga mengahwini anda sedangkan dia sudah ada isteri. Bongkar kelebihan-kelebihan yang dikagumi ini dan pamerkan selalu, moga-moga dia perasan bahawa apa yang diperlukan itu ada pada diri anda, justeru, dia tidak perlu terlalu miang lagi.

Kesilapan kebanyakan para isteri ialah mereka tidak lagi mempamerkan apa-apa yang dikagumi oleh suami terhadap diri mereka dahulu.

Misalnya kerap kusam di rumah, comot, cincai dan tidak mahu menghias diri. Kerap letih pada waktu suami sangat-sangat memerlukannya. Tiada sebab seorang lelaki hendak bersusah payah mencari di luar jika dia mendapat kesemuanya di rumah.

iii. Bawakan suasana orang beriman di dalam rumah tangga.

Kerap membaca al-Quran, kerap bangun solat malam dan kerap membuka rancangan-rancangan agama di radio dan televisyen.

Juga beli buku-buku motivasi keagamaan, saya cadangkan Komplikasi Jiwa Muslim, Membina Unggul Lelaki dan 101 Rahsia Penguat Nurani.

Letakkan sahaja buku-buku ini di atas meja di ruang tamu, jika dia tidak mahu membaca pun, tajuk-tajuk berkenaan cukup memberikan hentakan. Moga-moga usaha ini sedikit sebanyak membuatkannya segan kepada diri sendiri.

Memang nafsu masih menggila tetapi apabila melihatkan anda yang semakin cenderung ke arah keagamaan, timbullah perasaan untuk membuat perubahan diri.

Panduan Kesihatan: Tanda-tanda demam denggi

Apa itu Demam Denggi?

Demam denggi ialah sejenis penyakit bawaan nyamuk yang menjadi masalah utama kesihatan awam antarabangsa dalam beberapa tahun kebelakangan ini. Jenis demam denggi yang lebih merbahaya ialah demam denggi berdarah. Ia merupakan punca utama kematian kanak-kanak di kebanyakan negara hari ini.Demam denggi dibawa oleh nyamuk Aedes kepada manusia melalui gigitannya.
Bagaimanakah penyakit ini merebak?

Demam denggi didapati berlaku di kawasan bandar dan sekitarnya di negara-negara rantau tropika. Sesiapa sahaja yang digigit nyamuk yang membawa kuman virus denggi menghadapi risiko yang lebih tinggi mendapat denggi. Demam denggi menyerupai demam selsema dan ciri klinikalnya berbeza-beza mengikut umur pesakit.

Pemindahan penyakit:


  • Virus denggi dipindahkan kepada manusia melalui gigitan nyamuk Aedes yang membawa virus denggi.
  • Nyamuk berupaya menyebarkan penyakit berkenaan dalam jangka masa 8 - 12 hari selepas menghisap darah manusia (perumah).
  • Nyamuk betina yang dijangkiti virus denggi boleh memindahkan virus tersebut ke generasi seterusnya melalui pemindahan transovarial (melalui ovari).
  • Manusia masih merupakan perumah gandaan utama bagi virus denggi walaupun terdapat kajian menunjukkan di beberapa bahagian tertentu di dunia, monyet boleh dijangkiti dan menjadi sumber virus bagi nyamuk yang belum dijangkiti.
  • Virus denggi dari perumah pertama (mangsa pertama) hanya dapat menjangkiti/dipindahkan ke perumah kedua 18 jam sebelum suhu badan meningkat dan sekurang-kurangnya 3 hari selepas timbulnya gejala penyakit.


Bagaimanakah terjadinya demam denggi?

Vektor demam denggi adalah nyamuk Aedes betina.

Nyamuk yang telah dijangkiti membawa virus denggi di dalam badannya. Virus ini kemudiannya dipindahkan kepada manusia semasa proses menghisap darah. Sebaik sahaja seseorang itu digigit, virus denggi akan memasuki dan beredar di dalam aliran darahnya, maka bermulalah penyakit ini.

Apakah penyebab demam denggi?

Penyakit demam denggi berpunca dari 4 jenis virus denggi yang dipindahkan kepada manusia melalui nyamuk Aedes yang telah dijangkiti.

Pada asasnya terdapat 4 jenis virus denggi iaitu flavivirus DEN-1, DEN-2, DEN-3 dan DEN-4. Semua nyamuk Aedes berupaya bertindak sebagai vektor virus denggi sebelum memindahkannya kepada manusia. Walau bagaimanapun, vektor utama virus ini ialah nyamuk Aedes Aegypti. Vektor lain adalah seperti nyamuk Aedes Albopictus yang merupakan vektor virus denggi di kawasan bandar.

Apakah faktor yang meningkatkan risiko denggi?

Pada asasnya, mereka yang tinggal di kawasan endemik denggi dan terdedah kepada nyamuk Aedes menghadapi risiko dijangkiti demam ini.

Kumpulan yang berisiko tinggi mendapat penyakit denggi ialah:


  • ·Penduduk dan pelawat kawasan endemik denggi.
  • ·Kanak-kanak berumur 15 tahun ke bawah. Penyakit ini menjadi lebih teruk dan sering membawa kematian kepada kumpulan ini.


Bagaimanakah kedudukan penyakit ini?

Kadar insidens demam denggi dan demam denggi berdarah di Malaysia adalah masing-masing 118.3 dan 5.1 bagi setiap 100,000 penduduk. Manakala kadar kematian atau mortaliti demam denggi dan demam denggi berdarah pada tahun 1998 adalah masing-masing 0.22 dan 0.23 bagi setiap 100,000 penduduk.

Insidens global demam denggi telah meningkat dengan mendadak dalam beberapa dekad kebelakangan ini. Kini demam denggi merupakan endemik di lebih 100 buah negara rantau Afrika, Amerika, Mediterranean Timur, Asia Tenggara dan Pasifik Barat Sebelum tahun 1970, hanya sembilan buah negara mengalami epidemik denggi. Bilangan yang merupakan peningkatan 4 kali ganda di sekurang-kurangnya 41 buah negara dalam tahun 1995. Perangkaan yang lain adalah seperti di bawah . Seramai 2500 juta manusia - iaitu 2/5 penduduk dunia - sekarang ini menghadapi risiko demam denggi. Tanpa rawatan yang bersesuaian, kadar kematian akibat demam denggi berdarah mencapai 15% atau lebih .

Apakah gejala denggi?

Demam denggi ialah sejenis penyakit arboviral yang kompleks merangkumi demam denggi, demam denggi berdarah dan sindrom renjatan denggi.

Demam Denggi


  • ·Ciri-ciri klinikal demam denggi berubah-ubah mengikut umur pesakit:
  • ·Bayi dan kanak-kanak mungkin mengalami demam yang sukar dibeza-bezakan beserta dengan kemunculan ruam.
  • ·Orang dewasa dan kanak-kanak yang lebih tua mungkin mengalami sama ada sindrom demam yang tidak serius ataupun demam kuat yang mengejut, sakit kepala yang teruk, ruam dan sakit di belakang mata, otot dan sendi.
  • ·Pendarahan kulit adalah fenomena lazim.
  • ·Kadar kematian amat rendah.
  • ·Penyakit ini lazimnya bermula dengan peningkatan suhu badan yang mendadak, diikuti gejala-gejala lain yang tidak khusus seperti merah muka dan lain-lain gejala demam denggi yang tidak spesifik.
  • ·Rasa tidak selesa di bahagian ulu hati (epigastrik), sensitif di bahagian rusuk kanan dan sakit di bahagian abdomen merupakan fenomena biasa demam denggi berdarah.
  • ·Demam selalunya berterusan selama 2-7 hari dan suhu badan boleh meningkat setinggi 40-41oC dan mungkin diikuti dengan kekejangan dan pendarahan.
  • ·Dalam kes-kes yang sederhana teruk, selalunya semua tanda dan gejala penyakit hilang selepas demam sembuh.
  • ·Pesakit biasanya sembuh secara spontan atau selepas diberi terapi cecair dan elektrolit (ion berasingan seperti natrium, klorida, potasium, bikarbonat dan lain-lain)


Sindrom Renjatan Denggi

Bagi kes-kes yang serius, keadaan pesakit merosot dengan mendadak selepas demam beberapa hari. Tanda-tanda kegagalan peredaran darah dapat dilihat:

Kulit pesakit menjadi dingin, lebam dan padat dengan darah terkumpul, sianosis sirkumoral (circumoral cyanosis) dan pesakit merasa tidak selesa. Seterusnya, melarat ke tahap renjatan yang kritikal.

Renjatan dicirikan oleh denyutan nadi yang lemah dan cepat, tekanan darah rendah (hipotensi)(keadaan ini menurun secara tidak normal), kulit menjadi dingin serta lembap dan terasa tidak selesa. Pesakit yang mengalami renjatan adalah dalam keadaan bahaya dan boleh mengancam nyawa jika rawatan bersesuaian tidak diberikan segera. Jangka masa renjatan adalah pendek. Pesakit mungkin meninggal dunia dalam tempoh 12 - 24 jam atau sembuh dengan cepat selepas diberi terapi antirenjatan.

Apakah komplikasi yang mungkin timbul?

Komplikasi demam denggi ialah :


  • Demam Denggi Berdarah.
  • Sindrom Renjatan Denggi.


Apakah ujian-ujian yang boleh dilakukan untuk mengesan penyakit ini?

Pemeriksaan darah digunakan untuk membantu dalam diagnosis demam denggi. Kiraan sel platlet yang rendah (trombositopenia) dan kepekatan hematokrit (hemokonsentrasi) yang tinggi lazimnya dikesan

Ujian serologi menawarkan kaedah yang paling cepat dan ringkas untuk mengesahkan diagnosis klinikal demam denggi. Pengasingan virus merupakan kaedah diagnosis yang paling boleh dipercayai.

Apakah rawatan yang diberi untuk demam denggi?

Tiada rawatan khusus untuk demam denggi.

Dalam kes demam denggi dengan atau tanpa renjatan, cecair yang diberi secara oral sudah memadai untuk menggantikan kehilangan cecair badan akibat demam kuat, anoreksia dan muntah-muntah.

Ubat antipiretik mungkin boleh digunakan untuk meredakan demam. Walau bagaimanapun, salisilat (sebatian yang mengandungi analgesik untuk melegakan kesakitan, antipyresis - mengurangkan demam dengan menurunkan suhu badan dan aktiviti anti keradangan seperti aspirin) perlu dielakkan kerana ia diketahui boleh menyebabkan pendarahan. Pesakit perlu diawasi dengan rapi bagi mengesan tanda-tanda awal renjatan.

Untuk pesakit-pesakit sindrom renjatan denggi, penggantian awal dan segera plasma yang hilang dengan plasma, penambah plasma dan/atau larutan elektrolit dan cecair akan menghasilkan kesan yang menggalakkan.

Rawatan bukan farmakologi

Rawatan termasuk:


  • ·Meningkatkan pengambilan cecair.
  • ·Meningkatkan bekalan oksigen.


Pesakit demam denggi perlu berehat dan minum lebih banyak air untuk segera sembuh. Pesakit yang mengalami renjatan ketika demam perlu diberi cecair secara intravena (melalui salur darah vena). Oksigen juga perlu diberikan. Untuk pesakit demam denggi berdarah, penggantian cecair badan yang hilang mungkin mampu menyelamatkan nyawanya. Bagi sesetengah kes, pemindahan darah perlu dilakukan bagi mengawal pendarahan.

Rawatan farmakologi

Tiada ubat khusus bagi merawat demam denggi. Rawatan adalah untuk menghilangkan gejala yang timbul.

Apakah jenis pemantauan yang perlu dibuat?


  • ·Apabila sahaja pesakit disahkan mendapat demam denggi adalah menjadi tanggung jawab doktor yang merawat untuk memaklumkan kepada pihak berkuasa kesihatan mengenai perkara ini kerana denggi merupakan penyakit yang perlu dilaporkan. Laporan ini penting supaya tindakan lanjutan seperti di bawah ini dapat dijalankan:
  • ·Kawasan dan persekitaran di mana pesakit disyaki dijangkiti perlu dilakukan pengasapan (fogging) oleh pihak berkuasa.
  • ·Memantau kawasan yang menjadi tempat pembiakan nyamuk aedes supaya ianya tidak merebak ke tempat lain. Jika tempat pembiakan ditemui pemilik rumah akan didenda.
  • ·Apabila pesakit telah keluar dari hospital, beliau dan ahli keluarganya perlu mengambil langkah-langkah pencegahan dan bertindak untuk mencegah penyakit ini dari berulang. Ini kerana pesakit yang pernah mengalami denggi jika ia mendapat semula penyakit ini, kesannya adalah amat teruk.


Apakah prognosis bagi demam denggi?

Pada umumnya, prognosis bagi demam denggi dan demam denggi berdarah adalah baik jika rawatan sokongan diberi lebih awal.

Adakah terdapat kaedah saringan tertentu atau suntikan untuk denggi?

Malang sekali, vaksin untuk penyakit denggi masih belum ada. Namun begitu, beberapa kemajuan telah dicapai dalam proses penghasilan vaksin yang mampu melindungi manusia dari keempat-empat jenis virus denggi. Produk berkenaan mungkin boleh didapati di pasaran dalam beberapa tahun lagi.

Bagaimana cara untuk mencegah denggi?

Berikut adalah langkah-langkah pencegahan utama:


  • Perlindungan dari gigitan nyamuk.
  • Elak dari melawat atau berkunjung ke kawasan berisiko tinggi pada siang hari.
  • Musnahkan tempat-tempat pembiakan nyamuk.
  • Hapuskan nyamuk Aedes dewasa.
  • Lindungi diri anda dari gigitan nyamuk


Untuk mengelak dari gigitan nyamuk, seseorang itu perlulah mengetahui tabiat makan nyamuk dan menggunakan bahan penghindar nyamuk pada kulit yang terdedah apabila perlu. Pakai pakaian yang menutupi kebanyakan bahagian tubuh kerana ini boleh melindungi dari gigitan nyamuk. Pasangkan jaring nyamuk dan skrin pada tingkap untuk mencegah nyamuk dari memasuki rumah.

Elakkan dari membuat lawatan ke kawasan berisiko tinggi di waktu siang

Jalan terbaik ialah mengelak dari bertandang ke kawasan berisiko (kawasan bandar) di siang hari. Ini adalah kerana nyamuk Aedes bukanlah serangga malam. Waktu puncak ia mencari makan ialah di awal pagi dan awal senja.

Musnahkan tempat pembiakan nyamuk

Cara lain untuk mencegah denggi ialah dengan memusnahkan tempat pembiakan nyamuk. Nyamuk Aedes membiak dalam tempat-tempat takungan air seperti tayar buruk dan bekas menyimpan air. Anda juga perlu selalu menukar air dalam pasu bunga dan bekas air minum haiwan peliharaan untuk mencegah nyamuk dari membiak. Apa yang anda dan keluarga perlu lakukan ialah:


  • Tutup dengan rapat semua bekas air seperti baldi, bejana air dan tong-tong atau masukkan ubat pembunuh jentik-jentik ke dalamnya.
  • Salin air dalam jambangan bunga setiap minggu.
  • Buangkan air dan basuh pengalas pasu bunga setiap minggu.
  • Periksa saluran air hujan (saluran bumbung) setiap minggu dan buang daun-daun kayu atau sampah sarap lain yang menyekat aliran air.
  • Bersihkan persekitaran rumah anda. Buangkan semua bekas atau benda yang boleh menakung air seperti tin-tin kosong dan botol ke dalam beg plastik dan letakkan dalam tong sampah yang bertutup.
  • Hapuskan nyamuk Aedes dewasa


Anda boleh menggunakan penyembur serangga bagi membunuh nyamuk dewasa di dalam rumah. Melakukan semburan menyeluruh bahagian rumah. Untuk lebih berkesan, semburan perlulah dilakukan ke seluruh bahagian dalam rumah. Anda juga boleh menggunakan ubat nyamuk untuk mengelakkan anda dan keluarga dari digigit nyamuk.
Adakah terdapat kaedah saringan tertentu atau suntikan untuk denggi?

Malang sekali, vaksin untuk penyakit denggi masih belum ada. Namun begitu, beberapa kemajuan telah dicapai dalam proses penghasilan vaksin yang mampu melindungi manusia dari keempat-empat jenis virus denggi. Produk berkenaan mungkin boleh didapati di pasaran dalam beberapa tahun lagi.


Info daripada :
Unit Vektor, JKNPK

Panduan hilangkan kesan kotoran kopi

Di sini, kami ingin kongsikan beberapa cara bagaimana untuk membersihkan cawan, pakaian, permaidani, alas meja anda jika anda tertumpahkan kopi ke atas mereka seperti di bawah:

Air soda
Anda tertumpahkan kopi pada diri sendiri? Letakkan soda ke atas kesan kotoran, berterusan sehingga kotoran tersebut benar-benar hilang. Cara ini juga sangat bagus apabila anda tertumpahkan kopi pada permaidani atau alas meja anda.

Cuka
Selain kopi, anda juga boleh menyingkirkan kesan kotoran daripada bir, jus buah-buahan atau teh dari pakaian atau alas meja anda dengan dengan menepek bahagian yang kotor dengan tuala yang dibasahkan dengan cuka putih cair sebelum membasuhnya. Bagi kotoran besar, anda perlu merendam kain tersebut semalaman dalam larutan cuka dan air sejuk (3:1) sebelum membasuh.

Tisu bayi
Gunakan bayi lap untuk hapuskan tumpahan kopi dari karpet atau permaidani anda kerana ia menyerap kedua-dua cecair dan kotoran. Tisu bayi juga boleh berkesan digunakan untuk pelbagai kesan akibat tumpahan air pada pakaian dan perabot.

Soda penaik
Singkirkan kotoran akibat kopi pada pakaian anda dengan mencelup kain ke dalam soda penaik, kemudian perlahan-lahan gosokkannya pada cawan atau piring. Bilas sehingga bersih dan keringkannya.

Kuning telur
Pecahkan telur dan gunakan kuning telur untuk menghilangkan kotoran akibat kopi dengan tuala selama kira-kira satu minit. Bilas dengan air, dan anda akan lihat hasilnya.

Garam
Anda boleh menghilangkan kesan kotoran pada cawan teh atau kopi dengan percikan garam ke span dan menggosok dalam bulatan kecil di seluruh noda. Jika ia tidak hilang dengan segera, campuran cuka putih dengan garam dalam ratio yang sama dan gosok dengan span.

Panduan Kesihatan: Bahaya Ubat Batuk dan Selsema Terhadap Kanak-Kanak

Jika ditanya kepada mana-mana ibu bapa, pasti mereka akan bersetuju bahawa anak kecil yang mengalami batuk dan selesema adalah antara perkara yang paling sukar untuk ditangani. Seorang kanak-kanak pasti tidak dapat bernafas dan tidur dengan selesa sekiranya hidung mereka tersumbat. Semestinya setiap ibu bapa yang pernah berjaga malam ketika anak tidak sihat sentiasa mencari jalan untuk mendapatkan rawatan atau ubat yang dapat melegakan anak mereka supaya kembali nyenyak.

Kebanyakan ibu bapa tidak mengetahui bahawa organisasi kesihatan seluruh dunia secara amnya telah mengeluarkan amaran keras tentang penggunaan ubat batuk dan selesema bagi kanak-kanak di bawah umur 2 tahun sekiranya tanpa arahan para doktor. Amaran ini telah dikeluarkan sejak beberapa tahun yang lalu. Dari tahun 2008, syarikat pengeluar ubat dan penguatkuasa kesihatan telah bekerjasama untuk memaklumkan para doktor, ahli farmasi dan ibu bapa bahawa ubat batuk dan selesema tidak sesuai digunakan untuk kanak-kanak berumur kurang daripada 2 tahun. Malangnya, kebanyakan ubat-ubat ini mudah didapati dari kedai atau farmasi tanpa memerlukan pengesahan dan kebenaran doktor. Situasi ini menggambarkan betapa perlunya informasi tentang bahaya ubat-ubat ini disebarkan di kalangan ibu bapa.

Ubat-ubat ini termasuk yang mengandungi kompaun yang mampu melegakan hidung tersumbat seperti ephedrine, pseudoephedrine, atau phenylephrine, antihistamin yang membawa kesan mengantuk seperti diphenhydramine, brompheniramine, promethazine atau chlorpheniramine serta ubat mengeluarkan kahak seperti guaifenesin dan ipecacuanha. Kumpulan ubat yang paling membimbangkan adalah antihistamin yang membawa kesan mengantuk (antihistamin generasi pertama).

Mengapa amaran dikeluarkan?

Di Amerika Syarikat, isu-isu seperti penyalahgunaan ubat, preskripsi ubat yang tidak tepat, pengambilan ubat secara berlebihan dan penggunaan gabungan ubat-ubat yang tidak sesuai adalah di tahap membimbangkan. Lebih menggerunkan, terdapat juga kes-kes yang melibatkan kesan sampingan buruk atau kematian kanak-kanak di bawah umur 2 tahun yang diberi ubat batuk dan selesema ini.

Hasil kajian dan penyelidikan pemasaran ubat mendapati bahawa tiada bukti yang kukuh menunjukkan keberkesanan penggunaan ubat batuk dan selesema bagi kanak-kanak berumur kurang dari 2 tahun. Apabila risiko kesan sampingan negatif diambil kira, tiada justifikasi untuk pemberian ubat-ubat ini kepada kanak-kanak.

Apakah kesan sampingan yang lazim ubat-ubat ini?

Antihistamin generasi pertama mampu meresap ke bahagian otak dengan mudah menyebabkan kesan sampingan lebih dirasai berbanding dengan antihistamin generasi kedua yang hanya diserap dalam kuantiti yang sedikit. Ubat ini lebih berkesan kepada organ sasaran selain otak. Walaupun begitu, penggunaan antihistamin generasi kedua (cetirizine, loratidine) tetap tidak digalakkan untuk kanak-kanak berumur kurang daripada 2 tahun.

Antihistamin generasi pertama juga boleh menyebabkan mengantuk, pening dan hilang koordinasi badan. Kesan-kesan lain pula termasuk ketar pada anggota badan, halusinasi dan sawan. Kanak-kanak yang diberi dos ubat yang berlebihan mungkin boleh mengalami kesukaran bernafas, koma dan seterusnya, kematian. Ubat antihistamin generasi kedua juga boleh menyebabkan mengantuk, peningkatan kadar denyutan jantung dan sakit kepala.

Apakah tindakan yang boleh diambil oleh ibu bapa bagi kanak-kanak yang terlalu kecil untuk menggunakan ubat batuk dan selesema?

Terdapat beberapa saranan iaitu: -

1. Penggunaan ‘mist humidifier’ dapat membantu melegakan hidung tersumbat dan memudahkan pernafasan.

2. Titisan cecair saline atau semburan saline mengekalkan kelembapan rongga hidung dan mengelakkan hidung tersumbat.

3. Hidung kanak-kanak terutama yang berumur kurang daripada setahun boleh disedut menggunakan picagari ‘bulb’ beserta atau tanpa titisan saline.

Jika anak saya berumur lebih 2 tahun dan diberi ubat batuk atau selesema?

Ibu bapa harus berjaga-jaga dan

1. Sentiasa peka dan ikut arahan dan informasi yang terdapat pada label ubat.

2. Jangan melebihi dos yang ditetapkan meskipun kanak-kanak tersebut seakan tidak menunjukkan tanda-tanda positif dengan dos yang disarankan.

3. Sukatan ubat haruslah dilakukan menggunakan sudu penyukat atau picagari yang disediakan bersama ubat tersebut. Jangan menggunakan sudu makan yang biasa dengan aggapan bahawa 1 sudu kecil bersamaan dengan 5 ml.

4. Jangan menggabungkan ubat batuk/selesema berlainan tanpa arahan daripada doktor atau ahli famasi.

Sila dapatkan kepastian daripada ahli farmasi atau doktor sekiranya terdapat sebarang kemusykilan.

Mr. Mark Chong seorang ahli farmasi yang bekerja di Kuala Lumpur. Bidang penyelidikan beliau termasuklah strategi perlaksanaan langkah-langkah kesihatan awam. Kenali beliau dengan lebih lanjut di laman The Team. Artikel ini diterjemah oleh Dr Hidayatul Radziah Ismawi bedasarkan artikel The danger of cough & cold products for infants & small children – Mr. Mark Cheong

Rujukan:

An Important FDA Reminder for Parents: Do Not Give Infants Cough and Cold Products Designed for Older Children (www.fda.gov)
TGA Announcement: Cough and cold medicines in children (www.tga.gov.au) Sedating Antihistamines in Children – Not a Good Choice. J PRIM HEALTH CARE 2013;5(2):162–163.
Children and Sedating Antihistamines. New Zealand Medicines and Medical Devices Safety Authority (www.medsafe.govt.nz)